Kamis, 18 Juli 2019

CIRI KHUSUS PADA TUMBUHAN



1.      Teratai yang Memiliki Rongga Udara di Batang dan Akarnya




Pernahkah kamu melihat teratai? Di mana kamu biasa melihat teratai? Di mana tempat hidup teratai? Teratai itu sendiri biasanya hidup dengan cara terapung pada kolam atau danau. Daun teratai yang lebar dan tipis ini berguna dalam mempermudah proses penguapan air dari tanaman tersebut dan berguna juga untuk penyerapan cahaya matahari. Batang dan akar dari teratai tersebut memiliki rongga-rongga udara. Rongga-rongga tersebut berfungsi untuk membawa oksigen ke batang dan akar sehingga teratai tersebut tetap mampu bernapas walaupun batang dan daun akar terendam di dalam air.


2.      Kaktus yang Mampu Menyimpan Air

Kaktus hidup di gurun, sangat panas dan terik bukan? Mengapa kaktus itu bisa bertahan hidup di gurun? Daerah gurun merupakan daerah yang gersang dan di mana curah hujan yang ada di sana sangat sedikit serta matahari menyinari setiap hari dengan panas yang sangat terik. Kaktus harus mengumpulkan serta menyimpan air sebanyak mungkin di saat hujan tiba yang mengguyur di daerah gurun. Kaktus berada di daerah yang gersang serta berkekurangan air. Namun, kaktus memiliki ciri khusus, seperti batang seperti spons yang banyak mengandung air dan ini berguna untuk cadangan makanan. Kaktus juga tak memiliki daun yang lebar, namun daunnya menyerupai duri. Mengapa demikian? Daun kaktus itu seperti duri berguna untuk mengurangi terjadinya penguapan. Karena daun kaktus yang berbentuk duri itulah memiliki permukaan yang sangat kecil. Permukaan dari batang kaktus dilapisi oleh lilin sehingga berguna untuk menahan cadangan makanan yang berada di dalam batang berupa air dan tidak menguap. Sementara itu, kaktus juga memiliki akar yang panjang. Akar ini berguna untuk mendapatkan air yang ada di dalam tanah yang dalam. Kaktus juga memiliki bunga yang cukup indah. Bunga kaktus ini akan mekar di malam hari, namun bunganya tidak akan bertahan dengan lama. Setelah bunga tersebut mekar di malam hari, maka di pagi harinya sudah kembali layu.

3.      Kantong Semar yang Mampu Memikat Serangga

Beberapa tumbuhan tak bisa untuk membuat makanannya sendiri, namun tumbuhan tetap memiliki cara untuk mendapatkan makanan siap santap dari mana saja. Apakah kamu pernah melihat tumbuhan yang disebut dengan kantong semar? Tumbuhan ini merupakan tumbuhan khas yang berada di daerah rawa-rawa. Kantong semar hidup di daerah yang lembab. Di daerah ini memiliki kandungan nitrogen yang cukup sedikit sehingga tidak mencukupi bagi kebutuhan tumbuhan itu yang hidup di sana. Untuk memenuhi kebutuhannya, kantong semar akan sangat bergantung pada serangga sebagai salah satu makanannya karena serangga mengandung banyak nitrogen. Lalu, bagaimana bisa tumbuhan kantong semar menangkap serangga? Tumbuhan kantong semar memiliki daun yang berbentuk seperti piala. Nantinya, dinding daun ini akan mengeluarkan nektar guna memikat serangga. Serangga yang terpikat oleh nektar akan hinggap pada dinding daun yang licin sehingga akan mudah untuk tergelincir dan terjatuh ke dalam cairan yang ada pada dasar daun. Cairan ini akan menguraikan serta melarutkan serangga yang kemudian nantinya akan diserap oleh tubuh kantong semar.

4.      Bunga Rafflesia yang Berbau Bangkai

Apa kamu pernah mendengar atau bahkan melihat bunga yang berbau busuk, seperti bangkai? Tumbuhan ini ada, dan dinamakan Rafflesia Arnoldi, di mana tumbuhan tersebut merupakan tanaman yang langka. Rafflesia merupakan genus tumbuhan bunga parasit. Bunga ini pertama kalinya ditemukan oleh seorang pemandu Indonesia di mana ia bekerja untuk Dr. Joseph Arnold pada tahun 1818 silam. Akhirnya, diberikan nama berdasarkan dari nama Thomas Stamford Raffles, yang merupakan pemimpin dalam ekspedisi tersebut. Bunganya yang berbau bangkai. Bau bunga ini berguna untuk menarik perhatian dari lalat. Lalat diperlukan oleh bunga Rafflesia Arnoldi untuk membantu terjadinya penyerbukan.

5.      Venus yang Mampu Menarik Serangga

Tumbuhan venus ini biasa disebut juga tumbuhan perangkap serangga. Tumbuhan ini akan memakan hewan-hewan yang kecil, seperti serangga dan laba-laba. Sama halnya dengan tumbuhan yang lain, tumbuhan venus ini juga bisa membuat makanannya sendiri dengan melakukan fotosintesis. Nitrogen yang dibutuhkan oleh tumbuhan venus itu tak diperoleh dari sari-sari makanan yang dihisap dari dalam tanah, melainkan juga bisa diperoleh melalui hewan-hewan kecil seperti contohnya serangga. Tumbuhan venus ini memiliki daun yang terbagi atas dua bagian dengan semacam engsel yang terdapat pada bagian tengahnya, di bagian tepi daun bentuknya menjari. Di kedua bagian daun terbuka seperti buku yang terbuka. Apabila seekor serangga mendarat pada permukaan daun ini, maka daun akan segera menutup dengan cepat. Sehingga, serangga tersebut menjadi terperangkap dan tak bisa untuk keluar lagi.



UNTUK MENAMBAH MATERI SIMAK VIDEO DI BAWAH INI !



4 komentar:

  1. Kereeennnn... Kuisnya langsung tampil skor yang diperoleh

    BalasHapus
  2. Untuk bunga rafflesia memiliki ciri khusus mengeluarkan bau seperti bangkai untuk menarik lalat dalam membantu penyerbukan. Lalu bagaimana cara bunga rafflesia memperoleh makanannya pak? Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rafflesia adalah tumbuhan parasit. Dia hidup dengan menempel pada akar tanaman lain. Jadi, dia mendapat makanan dari inangnya, karena bunga raflesia tidak bisa fotosintesis (tak memiliki klorofil).

      Hapus