Senin, 15 Juli 2019

PANCA INDERA MANUSIA


Macam-Macam Panca Indera


Alat indera ialah alat untuk mengenal dunia lingkungan sekitar. Manusia mempunyai 5 (lima) alat indera yaitu :
a. Mata. Sebagai indera penglihatan.
b. Telinga. Sebagai indera pendengaran
c. Hidung. Sebagai indera pembau/penciuman
d. Lidah. Sebagai indera pengecap
e. Kulit. Sebagai indera peraba


a.       Indera Penglihat (Mata)



Mata merupakan indera penglihat. Bagian-bagian mata terdiri dari kornea, iris, lensa, badan bening, retina, dan saraf mata.
Kornea (selaput bening). Kornea mata berguna meneruskan cahaya yang masuk kedalam mata. Cahaya itu akan berakhir pada selaput jala atau retina.
Iris (selaput pelangi). Selaput pelangi terletak di belakang kornea mata. Di tengah selaput pelangi terdapat celah disebut anak mata atau pupil. Gunanya untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke dalam mata.
Lensa. Lensa mata berguna untuk memfokuskan agar cahaya yang masuk ke dalam mata jatuh tepat pada retina. Dengan demikian benda yang dilihat akan tampak jelas. Lensa mata mempunyai kemampuan mencembung dan memipih. Kemampuan lensa mata untuk mengubah kecembungan disebut daya akomodasi.
Badan Bening. Berguna untuk meneruskan cahaya yang telah melalui lensa.
Retina (selaput jala). Berguna untuk menangkap cahaya yang masuk ke dalam mata.
Saraf mata. Berguna untuk meneruskan rangsang cahaya ke otak.

b.      Indera Pendengar (Telinga)


Telinga merupakan indera pendengar. Telinga terdiri atas tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam.
Telinga Luar. Telinga luar terdiri dari daun telinga, lubang telinga, dan saluran telinga luar. Telinga luar berguna untuk menangkap getaran suara.
Telinga Tengah. Telinga tengah terdiri dari selaput pendengaran (gendang telinga), tulang-tulang pendengaran, dan saluran Eustachius. Tulang-tulang pendengaran terdiri dari tulang martil, landasan, dan sangurdi. Bila ada bunyi masuk, gendang telinga dan tulang-tulang pendengaran akan bergetar. Saluran Eustachius menghubungkan rongga telinga dan rongga mulut.
Telinga Dalam. Telinga dalam terdiri dari bagian yang disebut tingkap jorong dan rumah siput. Telinga dalam berguna untuk meneruskan rangsang suara ke otak.

c.       Indera Pembau (Hidung)


Hidung merupakan indera pembau disamping sebagai alat pernapasan. Di dalam hidung terdapat saraf pembau. Rangsang bau yang diterima hidung diteruskan ke otak. Ketidakmampuan indera pembau untuk mencium bau dinamakan anosmia. Penyebabnya anosmia antara lain sebagai berikut :
Terjadinya penyumbatan rongga hidung, misalnya akibat pilek dan penyakit polip.
Gangguan pada saraf indera pembau

Bagian-bagian hidung :
# Rambut halus penyaring udara
# Rambut halus yang peka terhadap bau
# Kumpulan ujung saraf pembau
# Serat saraf untuk mengirim rangsang bau ke otak

d.      Indera Pencecap / Pengecap (Lidah)



Lidah terletak di dalam mulut. Lida merupakan indera pencecap. Saraf pencecap terdapat pada bintil-bintil lidah. Bintil-bintil itu disebut papila. Lidah mempunyai bagian-bagian yang peka terhadap rasa tertentu yaitu :
# Ujung lidah peka terhadap rasa manis
# Samping lidah peka terhadap rasa asin dan asam
# Pangkal lidah peka terhadap rasa pahit

e.       Indera Peraba (Kulit)



Kulit Merupakan indera peraba. Di dalam kulit terdapat ujung-ujung saraf peraba. Tidak semua permukaan kulit merupakan alat peraba yang sama pekanya. Bagian paling peka adalah ujung jari dan bibir. Kulit dapat membedakan kasar, halus, panas, dingin, dan sakit.


UNTUK LEBIH JELASNYA, SIMAK VIDEO DI BAWAH INI!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar