CIRI-CIRI PLANET
Pengertian Planet
Secara umum, pengertian planet merupakan suatu benda langit yang
mengelilingi atau mengorbit bintang dengan lintasan serta kecepatan tertentu.
Contoh : Bumi yang mengelilingi atau mengorbit Matahari. Planet adalah salah
satu dari bagian anggota tata surya dengan memiliki ciri-ciri tertentu. Planet
yang mengitari matahari secara penuh dalam satu putaran disebut sebagai
revolusi. Sedangkan waktu yang dibutuhkan sebuah planet dalam satu kali
revolusi disebut sebagai kala revolusi atau satu tahun planet.
Bukan hanya revolusi, planet yang berputar atau mengorbit pada
porosnya disebut sebagai rotasi. Planet memerlukan waktu satu kali rotasi
disebut sebagai kala rotasi. Pada setiap planet mempunyai lintasan maya yang
berbentuk elips disebut dengan orbit. Hal inilah yang membuat planet tidak
bertabrakan satu sama lain. Setiap planet yang tetap pada orbitnya dipengaruhi
oleh adanya gaya gravitasi Matahari. Semakin jauh jarak planet dari Matahari
maka orbit planet tersebut semakin panjang.
Pengertian planet merupakan bintang berpindah serta memiliki letak
yang berubah-ubah. Hal ini karena planet bergerak mengelilingi matahari. Planet
tidak dapat untuk memancarkan cahaya seperti halnya pada bintang dan matahari.
Cahaya yang dapat dipancarkan planet berasal dari cahaya matahari yang kemudian
dipantulkannya, sehingga pada malam hari planet yang ada di langit dapat untuk
dilihat dengan mata telanjang sekalipun, hal ini karena planet tersebut tampak
terang seperti bintang.
Setiap planet memiliki lintasan orbitnya sendiri-sendiri. Lintasan
orbit pada setiap planet hampir berbentuk seperti lingkaran. Pada awal abad 17
Johanes Kepler membuktikan bahwa lintasan pada orbit planet-planet pada tata
surya memiliki bentuk elips atau lonjong serta letak matahari berada di salah satu
titik fokus elips tersebut
Urutan planet dari yang terdekat dengan matahari yaitu: Merkurius,
Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Berikut ini adalah
macam-macam planet beserta ciri-cirinya :
1.
Planet Merkurius
Nama Merkurius berasal dari nama dewa kurir dari kerajaan Romawi.
Planet Merkurius ialah sebuah planet yang memiliki letak paling dekat dengan
Matahari, hal ini membuat suhu permukaan pada siang hari dapat mencapai 400
derajat celcius, namun disaat malam hari akan turun hingga mencapai 180 derajat
celcius. Pengertian planet Merkurius merupakan planet terkecil yang ada dalam
tata surya, akan tetapi mempunyai berat yang hampir sama beratnya dengan bumi.
Hal ini karena Planet Merkurius disusun atas besi yang sangat besar hingga
berdiameter 3.600 km. Dimana waktu yang paling tepat guna mengamati Planet
Merkurius adalah pada waktu menjelang pagi atau senja.
Ciri-Ciri Planet Merkurius
1) Kala rotasi 58,64 hari.
2) Kala revolusi 88 hari.
3) Diamater 4.879 km.
4) Suhu rata-rata 167 derajat celcius.
5) Tidak mempunyai satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matahari 57,9 juta km.
7) Tidak memiliki cincin.
2.
Planet Venus
Venus berasal dari nama dewi cinta dan kecantikan dari bangsa Romawi.
Bukan hanya itu, Planet Venus dikenal dengan bintang sore ataupun bintang
kejora, hal ini karena Planet Venus dapat kita amati pada waktu petang hari dan
juga saat sebelum matahari terbit. Planet Venus terlihat seperti bintang pada
saat langit malam, hal ini karena Planet Venus mempunyai lapisan atmosfer yang
tebal serta dapat untuk memantulkan sinar matahari dengan baik. Planet Venus
merupakan planet terpanas yang ada dalam tata surya dan memiliki suhu hingga
mencapai lebih dari 470 derajat celcius. Planet Venus merupakan satu-satunya
planet yang dapat berputar searah dengan jarum jam.
Ciri-Ciri Planet Venus
1) Kala rotasi 243 hari.
2) Kala revolusi 224,7 hari.
3) Berdiamater 12.104 km.
4) Suhu rata-rata 464 derajat celcius.
5) Tidak mempunyai satelit.
6) Jarak rata-rata dan matahari 108,2 juta km.
7) Tidak memiliki cincin.
8) Matahari terbit dari barat, hal ini karena arah rotasi Planet Venus
dari arah timur ke barat.
9) Planet Venus merupakan planet paling panas yang ditutupi sebuah
awan tebal karbon dioksida. Apabila terdapat radiasi dari matahari, dapat
menyebabkan radiasi tersebut sulit keluar.
3.
Planet Bumi
Pengertian planet Bumi merupakan sebuah planet yang dapat untuk
dihuni. Hal ini karena Planet Bumi mempunyai suhu yang relatif tetap. Suhu di
Planet Bumi dapat menjaga agar tetap air tersedia dalam bentuk cair serta dapat
menjaga berbagai macam organisme penghasil oksigen tetap hidup. Tebal dari
atmosfer Planet Bumi dapat mencapai 700 km yang sebagian besar atmosfer
tersebut adalah nitrogen dan oksigen. Lebih dari 70% permukaan Bumi merupakan
air dan sisanya berupa daratan.
Ciri-Ciri Planet Bumi
1) Kala rotasi 23 jam 57 menit.
2) Kala revolusi bumi 365, 242 hari.
3) Berdiamater 12.756,3 km.
4) Suhu rata-rata 15 derajat celcius.
5) Mempunyai 1 satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matahari 149, 6 juta km.
7) Tidak memiliki cincin.
8) Planet Bumi merupakan sumber kehidupan dengan memiliki suhu yang
cocok bagi kehidupan air dan tersedianya oksigen.
9) Planet yang memiliki warna biru, hal ini karena terdapat partikel
udara di atmosfer yang memantulkan cahaya berwarna biru.
4.
Planet Mars
Planet Mars berasal dari nama dewa perang serta legenda dari bangsa
Romawi. Planet Mars dijuluki dengan sebutan planet merah. Hal ini karena
permukaan Planet Mars memiliki warna merah yang berasal dari besarnya berkarat
yang terdapat dalam seluruh permukaan dari Planet Mars tersebut. Permukaan Mars
terdiri atas gunung-gunung berapi yang berukuran besar, lapisan es, lembah,
serta sungai kering. Planet Mars mempunyai 2 buah satelit yang berukuran kecil,
yaitu Phobos dan Deimos.
Ciri-Ciri Planet Mars
1) Kala rotasi 9 jam 56 menit.
2) Kala revolusi 11 tahun 10 bulan 3 hari.
3) Berdiameter 6.794 km.
4) Suhu rata-rata -65 derajat celcius.
5) Memiliki 2 satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matahari 227,9 juta km.
7) Tidak memiliki cincin.
8) Tersusun dari karbondioksida yang tipis.
5.
Planet Yupiter
Planet Yupiter atau Planet Zeus berasal dari nama raja dewa-dewa dari
bangsa Yunani kuno. Pengertian planet Yupiter merupakan planet terbesar dalam
tata surya kita. Planet Yupiter memiliki diameter sekitar 11 kali dari diameter
Bumi dan memiliki yang berat sekitar dua kali dari jumlah berat seluruh planet
yang ada dalam tata surya. Permukaan dari Planet Yupiter diselimuti awan tebal
yang sebagian besarnya terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Gaya tarik yang
terdapat pada Planet Yupiter sangatlah besar, hal ini dapat mengubah gas
hidrogen menjadi cair. Sedangkan bagian inti Planet Yupiter, memiliki tekanan
besar yang dapat mengubah hidrogen menjadi logam padat.
Ciri-Ciri Yupiter
1) Kala rotasi 10 jam 40 menit.
2) Kala revolusi 29, 42 tahun.
3) Berdiameter 139.822 km.
4) Suhu rata-rata 50 derajat celcius.
5) Memiliki 16 satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matahari 778,3 juta km.
7) Mempunyai cincin.
8) Planet Yupiter dapat memantulkan 70% cahaya matahari yang sampai
mengenai permukaan planet tersebut.
9) Memiliki gas yang terdiri dari 90% Hidrogen dan 10% Helium.
6.
Planet Saturnus
Planet Saturnus tidak padat, hal ini karena sebagian besar penyusunnya
adalah gas helium dan hidrogen. Hanya di bagian inti Planet Saturnus yang
sangat kecil terdapat batu padat. Angin di Planet Saturnus sangat kencang
dibandingkan dengan badai yang terjadi di Bumi. Angin dapat berputar-putar
tanpa henti dibagian ekuator dan memiliki kecepatan hingga 1.100 km/jam.
Ciri-Ciri Planet Saturnus
1) Kala rotasi 10 jam 40 menit.
2) Kala revolusi 29,42 tahun.
3) Berdiameter 120.536 km.
4) Suhu rata-rata -140 derajat celcius.
5) Memiliki 18 satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matahari 1433,5 juta km.
7) Mempunyai cincin yang terdiri dari batu dan bongkahan es.
8) Dapat mengapung apabaila ditempatkan dalam air.
9) Permukaan yang terdiri dari kristal es.
7.
Planet Uranus
Planet Uranus diambil dari nama dewi langit Yunani kuno, yaitu Urania.
Planet Uranus berjarak sekitar 2.872 km dari Matahari, sehingga dapat melakukan
satu kali revolusi yang dibutuhkan sekitar 84 tahun. Letak uranus sangatlah jauh
dari Matahari, hal ini dapat membuat permukaan Planet Uranus sangat dingin.
Sinar Matahari membutuhkan waktu guna mencapai Bumi sekitar 8 menit,
dibandingkan dengan Planet Uranus membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Di musim
panas, Matahari akan bersinar selama 20 Tahun, sedangkan di saat musim dingin,
kegelapan akan menyelimuti selama lebih 20 tahun lamanya. Pada musim gugur,
Matahari akan terbit serta terbenam selama setiap 9 jam.
Ciri-Ciri Planet Uranus
1) Kala rotasi 17 jam 14 menit.
2) Kala revolusi 84 tahun.
3) Berdiameter 50.724 km.
4) Suhu rata-rata -140 derajat celcius.
5) Memiliki 27 satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matahari 2.872 km.
7) Mempunyai cincin.
8) Planet Uranus berwarna hijau kebiruan, hal ini karena atmosfer pada
planet tersebut memiliki kandungan metana yang sangat tebal.
9) Sumbu rotasi yang berimpit dengan bidang orbit, kutub utara serta
kutub selatan akan bergantian tempat menghadap ke Matahari.
8.
Planet Neptunus
Planet Neptunus memiliki diameter yang dapat mencapai hingga 50.500
km. Planet Neptunus pertama kali ditemukan 65 tahun setelah Planet Uranus
ditemukan. Planet Neptunus memiliki warna yang tampak cerah biru kehijauan. Pengertian
planet Neptunus dapat disebut sebagai planet pembuat ulah, hal ini karena
Planet Neptunus sering beredar keluar dari garis orbitnya. Planet Neptunus
dikenal sebagai kembaran dari Planet Uranus. Atmosfer di Planet Neptunus
terdiri atas 1,5% metana, 19% helium, dan 80% hidrogen. Permukaan dari Planet
Neptunus tertutup oleh lapisan es yang sangat tebal. Suhunya mencapai sekitar
-223 derajat celcius.
Ciri-Ciri Planet Neptunus
1) Kala rotasi 16 jam 7 menit.
2) Kala revolusi 164,8 tahun.
3) Berdiameter 50.500 km.
4) Suhu rata-rata -223 derajat celcius.
5) Memiliki 14 satelit.
6) Jarak rata-rata dari Matari adalah 4.500 juta km.
7) Mempunyai cincin.
8) Atmosfer dari Planet Neptunus terdiri dari es, metana, air, helium,
gas hidrogen, dan amoniak.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar